Biarlah tubuh ini terus berjuang...

On Monday, November 8, 2010 0 komentar

Saat semua manusia berlari, mencari, dan berlomba dalam kebaikan. Kulihat mereka tersenyum, meski peluh tak pernah berhenti menetesi sekujur tubuhnya, meski luka-luka terus mereka dapati. Semua mereka rasakan, baik luka yang terpampang jelas, maupun luka yang hanya mereka adukan pada Rabb-Nya.
Namun, lihatlah... mereka masih terus saja berlari. Seaakan tak membiarkan sedetik waktu terlewatkan tanpa amal kebaikan. Mereka terus mencari momentum, bahkan mereka pun mencoba memunculkan momentum tersebut...

Terkadang diri ini merasa malu kala melihat mereka, melihat semangat mereka yang terus bergelora. Melihat mereka terus berjuang, tanpa berkeluh kesah. Seaakan mereka memiliki begitu banyak energi pada tubuh kecil mereka. Tubuh kecil itu terlihat begitu kuat, menopang amanah yang bahkan langit dan bumi pun menolak tuk menerimanya.

Terkadang diri ini malu ketika melihat mereka selalu dalam baris terdepan dalam barisan dakwah. Diri ini merasa begitu malu, melihat betapa hebatnya mereka. Waktu mereka terus berlalu dengan segala amalan mereka, sementara aku?
Waktuku terus berlalu dengan kesiaan, waktu hanya terbuang tanpa ada amalan yang kuperbuat...

Diri ini terus merasa malu, melihat mereka terus mengobarkan panji-panji Islam. Menyebarkan kalimat tauhid ke seluruh penjuru, semetara diri ini hanya duduk berleha di rumah, tergugu dalam kebisuan semu, tanpa dapat memberi manfaat pada umat...


Lalu saudaraku, 
Bagaimana dengan kalian?
Sudahkan kalian memaksimalkan peran kalian dalam dakwah?
Seberapakah tenaga, harta, dan pikiran yang kalian curahkan untuk dakwah ini?
Atau setidaknya, pernahkah dalam benak kalian terbesit sebuah kata bermakna dakwah, tarbiyah? 

Andai kau tahu, saudaraku...
Jalan ini, memang merenggut seluruh jiwa ragamu, hartamu, waktumu, segalanya darimu...
Namun pada akhir nanti, tubuh inilah yang kan menjadi saksi...
Seluruh perjuangan yang kita lakukan, seluruh luka yang tertoreh dan air mata yang menetes kan menjadi saksi...

Biarlah tubuh ini terus terkoyak, biarlah tubuh ini terluka, hingga tetes darah terakhir, hingga nafas terakhir...
Biarlah tubuh ini terus berjuang...
Hingga Allah ridho padaku...


0 komentar:

Post a Comment