Showing posts with label Love. Show all posts
Showing posts with label Love. Show all posts

You're the harmony to every song I hear

On Monday, March 21, 2011 3 komentar




Hey, someone who only lives in my heart..
The secret inside of me, can I say that you're the harmony to every song I hear?

Sekian lama kumenatap langit. Begitu indah.
I'm waiting for the moonlight so I can find you in my prefect dreams...
Aku tak mengerti, mengapa aku senang menatap langit malam. Tapi aku tahu akan satu hal, melody yang kau mainkan jauh lebih indah dari kesunyian malam.

I still remember our moment,
When you ask me to watch your concert.
Feels like a dream, how come you can play it.
And how come you never say it to me...

You are so gorgeous, more than amazing. Your melody really touch my heart.
Tapi dengan sopannya kau merendah, mengatakan "I'm sorry, it's not too good. But, I hope you like it..."
Kau tahu, itu pernyataan terjanggal yang pernah kudengar. Kau memukau semua orang dengan melody-mu, bahkan gadis yang duduk di sampingku meneteskan air mata kala mendengar melody-mu...
Well, aku memang tidak terlalu mengerti musik. Tapi, aku masih dapat merasakannya. That's the greatest melody that I ever heard. Really thanks you let me hear it...

But, Why...?
Why do you said it to me?
Don't you know that your melody really touch my heart? 
So why do you still say it?

"This is for you..."
Oh God! You are so bad, Joe... How come you say it to me? How come you do it to me?
I just an ordinary girl...

Aku takkan selamanya mampu bertahan, Joe... Namun, mengapa kau tetap mengatakannya?
Kau benar-benar menghancurkannya lagi. Kau menghancurkan dinding penghalang yang baru saja kubangun kembali. Dinding yang dengan susah payah kubangun itu begitu mudahnya hancur di tanganmu. Dinding itu benar-benar luluh saat mendengar pernyataanmu.

Aku masih ingat saat kau dengan lirihnya mengatakan kalimat itu. Sebuah kalimat yang meluncur jujur darimu. Begitu lirih, namun aku mendengarnya. Joe...
"But you're the harmony to every song I sing, Michi..."

Andai kau tahu Joe, jika aku dapat menyampaikannya, aku ingin sekali mengatakannya padamu..
"Don't you know that You're the harmony to every song I hear, Joe..."
Read more ...»

His name is Joe

On Friday, March 18, 2011 3 komentar

 This is specially written for the one who really make this heart beating so,
The only one rhyme inside my heart… 
Aku masih teringat, ketika ku membaca tulisanmu,  not sure if know it, but when we first meet…”. Mungkin kau mengira aku telah melupakan pertemuan pertama kita. Namun kau salah, aku tak pernah dapat melupakannya. Sebuah pertemuan yang menjadi awal dari takdir kita…

I still remember our first meet. In the morning, at central park…

Waktu itu, ketika aku hanya dapat memegangi lututku yang berdarah, menutupi rokku yang terkoyak agar auratku tidak terbuka. Dan pada saat itu… kau datang. Kau datang dengan segala kebaikan hatimu. Menawarkan bantuan untuk mengobatiku. Waktu itu aku memang menolaknya. Tapi bukan karena aku tak percaya padamu, aku menolaknya karena entah mengapa jantung ini berdegub hebat saat pertama kau menyapaku…
Waktu itu aku hanya dapat diam, merasa berdosa karena aku sempat melihat wajahmu. Wajah yang sampai saat ini selalu terbayang dalam benakku.
Aku tak memungkiri, kau lebih dari sempurna. “You’re more than perfect for me, such a prince who I really waiting for…”

Aku pun tak memungkiri, jika jantung ini terus berdegub hebat kala aku berada di dekatmu. Mungkin kau tak tahu itu karena aku pandai menyembunyikannya. Kau takkan pernah tahu itu karena aku terus menutupi dan takkan membiarkanmu menyadarinya.

Kadang, aku merasa takdir mempermainkan kita. Dunia ini begitu luas, begitu banyak manusia hidup di atasnya. Namun, mengapa kita harus bertemu kembali? Mengapa pertemuan itu kembali terjadi?
Dan pertemuan itulah yang menciptakan pertemuan-pertemuan berikutnya. Pertemuan yang menumbuhkan rasa yang tidak seharusnya kurasakan…

Aku pun masih ingat, saat kau mengatakan “It is just for you…”
Andai kau tahu, aku benar-benar hancur saat itu. Kau lebih dari sekadar tepat untuk merobohkan semua penghalangku tuk menyukaimu. Dan kau melakukannya dengan sempurna… kau membuatku mengakui… that I’m in love with you…

Kadang terbesit perasaan menyesal, mengapa aku harus bertemu denganmu. Kadang terbesit penyesalan, mengapa aku begitu membuka peluang untukmu. Tapi aku sudah melakukan penjagaan terbaik yang kumampu. Bukankah aku terus menghindarimu? Bukankah aku terus menolakmu?
Namun, mengapa takdir terus mempertemukan kita…

Joe, andai kau tahu… aku lebih dari sekadar ingin untuk membalas semua perhatianmu padaku, aku pun lebih dari sekadar ingin tuk mengatakan aku pun menyukaimu…
Don’t you know that you have already been the only melody inside my heart, the only light that makes my darkness disappear…
Joe, andai kau tahu… Saat kau mengatakan “You’re the missing piece, Michi… You are complete me…” Waktu itu pun, dalam hati yang terdalam… Aku pun mengatakan hal yang sama. Kaulah kepingan yang hilang, sesuatu yang kuharap mampu mengutuhkan semuanya…

Namun, semua itu hancur…
Coz we are two very different people…
It’s not bout our culture, It’s not bout our skin and face… It’s not bout our country and language.
It’s more than everything!

Aku tahu, kita selalu sama akan banyak hal. Kau suka membaca, aku pun menyukainya. Kau suka music classic, dan aku pun menyukainya. Kau hampir menyukai semua hal yang kusukai. Kau bahkan lebih dari sekadar hal yang selama ini kuimpikan…
But, we are two very different people…
Karena cukup satu alasan untuk memisahkan segala kesamaan kita. Cukup satu alasan untukku mengatakan, I really can’t be with you…

Kita beda prinsip. Kita beda agama!

Dan kau tahu, Joe. Itu lebih dari sekadar cukup untuk memisahkan kita. Itu lebih dari sekedar cukupku untuk meninggalkan semua tentang kita.
Tak peduli betapa sempurannya dirimu. Tak peduli seberapa banyak kesamaan kita serta tak peduli seberapa besar cinta kita…
Perbedaan itu lebih sekadar cukup untuk mengakhiri segalanya…

I still remember when you said “I’m sorry Michi, I love you…”
Kau tahu, andai aku dapat membalasnya, aku sangat ingin menyampaikannya…
“I’m sorry Joe, I love you but I really can’t be with you…”
Read more ...»

You (part II)

On Thursday, March 17, 2011 0 komentar


This is specialy written for the greatest melody that I ever heard, The only one harmony to every song I sing....
~Joe 


My life is so flat, so ordinary.
I just feel I'm so lucky, 'coz I have a great friend.
But suddenly you come,
Like a sun, shinning my whole life.
Like an angle, bringing me to heaven...

You are the most special thing for me,
The only one reason why I life,
The only one person who I believe in...

You're the one who changes me,
The one only who makes me feel it,
The only one harmony that drivin' me crazy...

I don't need nobody if you are in my side,
'coz nobody can take your place in my heart,
and dreams can take a place of loving you...

...........................................................................


I know the truth,
We are two very different people...
Though we're face to face,
We would never see eye to eye...

But...
But baby please,
Let me say it,
Let me say that I love you in the Best way that I can...


I'm so sorry Michi,
I'm sorry 'coz I love you...
~Joe

Read more ...»

You...

On 0 komentar


This is specialy written for the most beautiful girl that I've seen in this world, someone who I really wish she could be The princess of my Heart...
~Joe 

Not sure if you know this,
Not sure if you remember when the first we meet.
When the wind walks down the air, when my eyes stare someone in white.
That was the greatest day that I've ever had. 
That was the greatest moment that I've ever felt.

Seems like a dream, 
Feels like destiny is walking around us and fortuna is here with me...
You...
You are the different things in my heart,
The one that will be complete me, the one that I wish I could found here...

You...
You are the endless melody,
The song inside of me,
The reason why I still here, waiting all alone...

You...
The one who keeps your eyes down of me,
The one who is smiling in red...
The one who is so beautiful in white...

I still remember it,
The whole part of our moment,
Coz that's the best moment that I've ever felt...
Coz you are the greatest melody that I've ever heard...

Coz you are THE ONLY and always be THE ONE for me...
Read more ...»